Tak Terima Handpone Disita, Video Bocah Ngamuk Bawa Sabit ke Sekolah Jadi Viral

Tak Terima Handpone Disita, Video Bocah Ngamuk Bawa Sabit ke Sekolah Jadi Viral

Oleh : aji-awalani
11 September 2019 17:20
gunungkidul.sorot.co

Ngawen,(gunungkidul.sorot.co)--Rekaman video yang menunjukkan seorang laki-laki bertubuh kurus viral membawa sabit ke sekolah viral di media sosial. Kabar yang menyebutkan peristiwa terjadi di wilayah Kabupaten Gunungkidul itu pun kemudian menyebar luas.

Dari hasil penelusuran, peristiwa itu memang terjadi di Gunungkidul, tepatnya di SMPN 5 Ngawen pada Jumat (06/09/2019) lalu.

Kronologi kejadian bermula pada Kamis (05/09) saat siswa kelas 8 berinisial G (14) itu sedang mengikuti pelajaran di kelas sembari bermain handphone atau telepon genggam. Sang guru yang melihat muridnya sedang asyik bermain sendiri, kemudian dengan tegas mengambil handphone milik muridnya tersebut. G pun diminta untuk membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

Akan tetapi karena hingga keesokan harinya tak kunjung dikembalikan, G pun marah pada sang guru. Ia pun dating ke sekolah dengan membawa sabit di tangannya. Aksi itu pun direkam oleh sang guru hingga akhirnya viral di media sosial.

Jadi jam pelajaran main kemudian handphone disita oleh guru, terus kemudian disuruh buat surat pernyataan. Karena pada hari itu sekolah ada kegiatan, jadi hpnya belum sempat dikasihkan. Besoknya anaknya bawa sabit dari rumah,” kata Kapolsek Panggang, AKP Kasiwon melalui Kanit Reskrim, Ipda Larso saat dikonfirmasi, Rabu (11/09/2019).

Video yang viral itu pun kemudian tersebar luas hingga akhirnya dilakukan mediasi di kantor polisi. Kedua belah pihak, baik dari pihak sekolah maupun siswa pun sudah saling memaafkan. Sekolah tidak akan mengeluarkan siswanya dan akan tetap dilakukan pembinaan sebagaimana mestinya. 

Kedua belah pihak juga sepakat tak membawa kasus ini ke ranah hukum.

Informasi yang diperoleh juga menyebutkan, G saat ini tinggal dengan kakek buyutnya. Sang ibu saat ini bekerja di Jakarta, sedangkan G dikabarkan telah ditinggal oleh ayahnya.

Mediasi tadi siang di Polsek. Damai itu. Yang jelas dari pihak sekolah mau masih dibina. Hadir tadi Pak kepala sekolah, guru, wali murid yang diwakili mbah buyutnya dan anaknya,” pungkas Kanit Reskrim.

Mau Jago IT?

Create Account



Log In Your Account