Pemkab Gunungkidul dan Kemendikbud Sepaham Merawat Bahasa Indonesia

Pemkab Gunungkidul dan Kemendikbud Sepaham Merawat Bahasa Indonesia

Oleh : hafied
20 Juli 2019 00:25
gunungkidul.sorot.co

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan Bahasa Indonesia menjadi salah satu fungsi pemersatu bangsa, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dengan Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia melakukan penandatanganan kesepakatan bersama.

Sejalan dengan implementasi Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009, dalam kesepakatan tersebut memuat beberapa hal mengenai pengembangan, pembinaan, dan perlindungan bahasa dan sastra khususnya di Kabupaten Gunungkidul.

Kepala Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan Kemendikbud RI, Dadang Sunendar mengatakan, inti dari penandatangan kesepakatan bersama yakni untuk melestarikan penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi di Indonesia.

"Bahwa salah satu tugas utama kami adalah mengembangkan bahasa Indonesia sebagai bahasa negara, bahasa nasional di seluruh wilayah NKRI termasuk di Gunungkidul," jelasnya di Bangsal Sewoko Projo, Jumat (19/07/2019).

Menurutnya, kondisi ruang publik saat ini sudah mengalami transisi dalam penggunaan bahasa Indonesia. Untuk itu perlu adanya kesepahaman antara pemangku kebijakan di daerah dengan Kemendikbud. 

"Tantangan yang paling berat dihadapi sekarang ini kondisi ruang publik kita banyak dijejali spanduk, iklan dan yang lain dengan bahasa asing," ujarnya.

Meski demikian, Dadang menampik ketika dianggap tidak menerima kehadiran bahasa lain selain bahasa Indonesia. Sebab roda pembangunan di Indonesia tidak terlepas dengan adanya ragam bahasa.

"Bukan berarti kita Badan Bahasa dan Perbukuan ini anti dengan bahasa asing itu salah sekali, karena slogan kami yaitu utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah dan kuasai bahasa asing," katanya.

Sementara itu Bupati Gunungkidul dalam sambutan yang dibacakan Sekretaris Daerah, Drajat Ruswandono menyambut positif penandatanganan kesepakatan dan program yang dilakukan Kemendikbud melalui Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan.

Bupati Gunungkidul menilai langkah tersebut merupakan langkah proaktif menanamkan rasa bangga terhadap kekayaan bahasa dan sastra dalam membentuk karakter bangsa Indonesia.

"Kebanggaan terhadap bahasa dan sastra hasil budaya sendiri akan membentuk karakter dan jati diri manusia Indonesia yang terwujud dengan penggunaan bahasa dan sastra dalam kehidupan sehari-hari," ucapnya.

Ia berharap kesepakatan untuk berkomitmen dalam pengembangan dan perlindungan bahasa Indonesia berlanjut dengan langkah sinergis dalam ikatan kerjasama yang diterapkan pada komunikasi maupun penyebarluasan informasi di Kabupaten Gunungkidul.

Hadir pula pada kesempatan itu Kepala Balai Bahasa Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kepala Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Gunungkidul dan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gungkidul.

Mau Jago IT?

Create Account



Log In Your Account