Warga Jakarta Barat Tolak Aksi Rusuh Jelang Putusan Sengketa Pilpres di MK

Warga Jakarta Barat Tolak Aksi Rusuh Jelang Putusan Sengketa Pilpres di MK

Oleh : Samsuduha Wildansyah - detikNews
12 Juni 2019 18:28
news.detik.com

Jakarta - Menjelang sidang putusan sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), warga Jakarta Barat menyebarkan pesan damai. Warga beramai-ramai memasang spanduk menolak aksi rusuh menjelang putusan MK tersebut.

Salah seorang tokoh masyarakat di Kelurahan Krendang, Tambora Jakarta Barat Ustaz Endang Subandi. Endang mengecam keras aksi-aksi anarkis yang berpotensi menimbulkan kerusuhan.

"Kita tidak ingin situasi memanas sampai berujung pada kerusuhan seperti tahun 1998 lalu. Karena yang sangat dirugikan adalah orang Jakarta," ujar Endang dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (12/06/19).

Endang juga mengimbau agar masyarakat juga tidak terprovokasi dengan berita-berita hoax. Ia mengimbau masyarakat untuk mengecek sumber berita terlebih dahulu.

"Kami mengajak agar setiap dari kita bisa menyaring sebelum sharing kabar-kabar yang belum tentu kebenarannya," ungkapnya.



Ia mengajak warga untuk menjaga keamanan dan situasi yang kondusif menjelang putusan di MK. Warga diimbau untuk tidak melakukan aksi-aksi yang berujung rusuh.

"Karena kita tidak mau ada korban. Kita ingin Jakarta tetap aman. Untuk itu, kami menolak semua bentuk aksi kekerasan yang akan merusak bangsa," tuturnya.

Spanduk-spanduk tersebut dipasang di beberapa lokasi di kawasan Jakarta Barat, di antaranya di Kembangan dan Kebon Jeruk. Spanduk rata-rata mengajak warga untuk menjaga kondusifitas jelang putusan MK.

"Kami Umat Islam dan Warga Kebon Jeruk Cinta Damai dan Menolak Kerusuhan Kembali Terjadi," demikian salah satu tulisan di spanduk yang dipasang di Jalan Panjang Arteri, Kelapa Dua Raya, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakbar.


(mea/fjp)

Mau Jago IT?

Create Account



Log In Your Account