Anak Penjual Es Dibacok Pemuda Mabuk, Pelaku Didor Petugas

Anak Penjual Es Dibacok Pemuda Mabuk, Pelaku Didor Petugas

Oleh : christian-yanuar
18 Februari 2020 14:23
gunungkidul.sorot.co

Bulaksumur,(gunungkidul.sorot.co)--Seorang pelaku pembacokan dihadiahi timah panas oleh aparat keamanan Unit Reskrim Polsek Bulaksumur lantaran berusaha melawan saat diamankan. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti pedang yang digunakan pelaku saat beraksi.

Unit Reskrim Polsek Bulaksumur berhasil mengamankan dua pelaku pembacokan yang terjadi di warung es Klamud Bu Sari, Jalan Pasar Manggung, Desa Caturtunggal, Ring Road Utara. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (16/02/2020) sekitar pukul 01.00 WIB dengan korban atas nama Buyung Maulana (22) warga Ngabean Kidul, Desa Karangasem, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul.

Kapolsek Bulaksumur, Kompol Sugiyarto menjelaskan, aksi kejahatan itu bermula saat JW (26) warga Desa Gandok, Depok, Sleman dan P (24) warga Desa Karanggayam, Desa Caturtunggal, sedang nongkrong di tepi jalan daerah Seturan sambil menenggak minuman keras.

Saat telepon itu J bertanya kamu dimana tapi ia justru tersinggung karena dengar suara orang lain di belakang korban tidak jelas,” jelas Kompol Sugiyarto saat jumpa media di Mapolsek Bulaksumur, Selasa (18/02/2020).

Merasa tersinggung, kedua pelaku lantas mendatangi korban yang saat itu sedang berada di warung milik orangtuanya. Setelah bertemu, keduanya langsung menganiaya korban dan membacoknya.

Atas pembacokan dan penganiayaan, korban menderita luka sabet pada lengan. Kondisi saat ini, korban opname di rumah sakit,” lanjut Iptu Fendi.

Keesokan harinya, orangtua korban langsung melaporkan peristiwa yang menimpa anaknya tersebut ke Polsek Bulaksumur. Petugas yang mendapati laporan, langsung bergerak cepat dengan mendatangi lokasi dan mengecek CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Dari hasil rekaman tersebut, petugas langsung mengejar para pelaku. Awalnya, mendatangi ke rumah masing-masing pelaku, namun saat itu pelaku tidak ada di lokasi.

Selanjutnya, pada Senin (17/02/2020) petugas mendapati informasi bahwa para pelaku ini bersembunyi di Dusun Bimomartani, Ngemplak. Dari informasi tersebut, petugas lantas melakukan penyelidikan dan akhirnya sekitar pukul 17.00 WIB para pelaku berhasil ditangkap.

Saat melakukan penangkapan, salah satu pelaku mencoba merebut senjata api milik petugas, hingga akhirnya terpaksa ditembak kakinya. Pelaku yang terpaksa ditembak berinisial JW,” tambah Kapolsek.

Selain mengamankan kedua pelaku, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa sebilah pedang dan sepeda motor yang digunakan oleh pelaku. Kedua pelaku terancam dijerat Pasal 170 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Mau Jago IT?

Create Account



Log In Your Account