Tips Mencharge Perangkat Elektronik Dengan Lebih Tepat

Tips Mencharge Perangkat Elektronik Dengan Lebih Tepat

Oleh : Rosa
15 Oktober 2019 14:30
pidjar.com

Jogja,(pidjar.com)–Tanpa baterai, perangkat canggih Anda seperti laptop dan smartphone, hanyalah seonggok perangkat elektronik yang tidak berfungsi. Dan daya baterai yang dapat diisi kembali memiliki usia pakai yang terbatas. Yang mana dengan seiringnya waktu akan mulai menurun dayanya dan membtuhkan waktu yang lebih lama untuk pengisian ulang. Untuk memperpanjang usia pemakaian baterai anda, dibutuhkan perawatan serta kebiasaan mencharge yang tepat. Berikut adalah beberapa hal yang perlu anda ketahui.

Baterai yang dapat diisi (discharge) kembali pada perangkat elektronik seperti handphone, tablet, laptop, ataupun kamera digital menggunakan teknologi baterai yang kita kenal dengan lithium-ion. Seperti namanya, baterai ini mengandung bahan kimia lithium ion.

Selama bertahun-tahun, ilmuan telah mencoba menyempurnakan senyawa kimia dalam baterai lithium-ion agar dapat bertahan lebih lama, dapat discharge lebih cepat, dan berfungsi lebih efisien. Walaupun demikian, baterai lithium-ion tetap saja memiliki usia pakai tertentu karena dilakukannya proses charging yang berulang-ulang. Batas usia pakai baterai lithium-ion bervariasi berkisar dari dua hingga tiga tahun.

Bagaimana Cara Mencharge Baterai Perangkat Anda Agar Dapat Bertahan Selama Mungkin?

Anda mungkin pernah mendengar bahwaanda perlu mencharge perangkat anda sampai penuh ketika anda pertama kali membukanya dari kemasan, tetapi hal ini sebenarnya tidak begitu penting untuk baterai modern sekarang ini. Yang terpenting adalah bagai mana kebiasaan anda mencharge laptop atau smatphone anda setelah anda mulai menggunakannya.

Berita Lainnya  Tips Mengatasi Rambut Rontok Dengan Bahan Alami

Mencharge perangkat anda dengan singkat lebih disarankan dibanding mencharge dengan waktu yang lama dari kondisi kosong hingga penuh. Hal tersebut dikarenakan mencharge perangkat yang daya baterainya belum terlalu habis membutuhkan waktu lebih singkat, dan hal ini mengurangi tingkat stress baterai ketika proses charging berlangsung. Disarankan anda mulai mencharge perangkat anda ketika daya baterai ada di kisaran 50%, dan ketika mencharge juga disarankan untuk tidak memaksa baterai hingga penuh ke 100%.

Jika anda mencharge baterai anda hingga kondisi maksimal, usahakan tidak membiarkan kabel charger tetap tersambung ketika daya telah penuh. Hal tersebut bukan karena faktor keselamatan, baterai lithium-ion telah dilengkapi system pengaman yang mencegah terjadinya ledakan ketika dibiarkan terisi penuh. Melainkan karena setiap perangkat elektronik akan lebih pendek usia pakainya jika dibiarkan tetap terkoneksi dengan listrik ketika kondisi baterai telah terisi penuh.

Berita Lainnya  Mengenal Sindrom Kelelahan yang Mampu Membuat Tubuh Lemah

Walaupun disarankan untuk mencharge perangkat anda dalam waktu singkat, ada kalanya dalam waktu satu kali sebulan untuk anda membiarkan baterai perangkat anda sampai kondisi sekitar 5% sebelum menchargenya kembali. Hal ini dilakukan untuk mengkalibrasi ulang akurasi pembacaan daya baterai pada perangkat Anda. Pada umumnya ada baiknya untuk menjaga kondisi daya baterai diatas 20%.

Penyimpanan yang Tepat

Hal lain yang perlu diketahui, baterai lithium-ion sangat rentan terhadap kondisi suhu yang ekstrim. Sebisa mungkin, hindari maninggalkan perangkat smartphone atau laptop anda seperti di dalam mobil yang panas atau ruangan yang sangat dingin, karena hal ini dapat mengurangi usia pakai baterai. Anda juga perlu memperhatikan ketika munculnya panas berlebih ketika proses charging yang terlalu lama. Dan ketika anda berencana menyimpan perangkat anda dalam waktu yang lama, disarankan untuk membiarkan kondisi baterai terisi setidaknya dikisaran 50%.

Mau Jago IT?

Create Account



Log In Your Account